Kamis, 24 September 2015

"faktor resiko pada kehamilan"




Faktor resiko pada kehamilan  merupakan kehamilan yang membahayakan, baik bagi sang ibu ataupun bagi janin yang dikandungnya. Oleh karena itu, sebaiknya anda perlu mengetahui beberapa hal yang dapat mengakibatkan kehamilan beriko tinggi.
Kehamilan berisiko tinggi lebih mungkin terjadi pada wanita yang mengalami kesulitan untuk hamil, baik melalui atau tanpa bantuan dari terapi kesuburan berteknologi tinggi.
            Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan anda mengalami kehamilan berisiko tinggi :
 Sulit hamil dan penggunaan obat-obat penyubur, Obesitas dalam kehamilan, Memiliki riwayat penyakit darah tinggi,  Memiliki riwayat penyakit jantung Memiliki riwayat penyakit diabetes,   Memiliki riwayat penyakit lainya, seprti anemia, rhesus, dan pernah mengalami keguguran berulang.


Tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan/ periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian.
Menurut pusdiknakes tahun 2013, ada enam tanda bahaya pada kehamilan yaitu :
Perdarahan pervaginam, Sakit kepala yang hebat, Masalah penglihatan, Bengkak pada tangan dan muka, Nyeri abdomen yang hebat Bayi kurang bergerak seperti biasa, Faktor resiko pada kehamilan
Menurut Azrul Anwar Tahun 2008, faktor  risiko pada ibu hamil meliputi :
1)      Umur
2)      Paritas
3)      Tinggi badan
4)      Lingkar lengan atas
5)      Riwayat keluarga menderita penyakit kencing manis (DM), Hipertensi dan riwayat cacat congenital.
6)      Kelainan  betuk tubuh, misalanya kelainan tulang belakang atau panggul.
Penyakit Berisiko Tinggi Saat Hamil dan Penanganannya

1.      Plasenta Previa
Plasenta merupakan organ yang luar biasa. Plasenta berasal dari lapisan trofoblas pada ovum yang dibuahi, lalu terhubung dengan sirkulasi ibu untuk melakukan fungsi-fungsi yang belum dapat dilakukan oleh janin untuk hidup tergantung atas keutuhan dan efisien plasenta. Plasenta terbentuk dalam kira-kira 8 minggu, berasal dari bagian konseptus yang menempel paada endometrium .
2.      Darah tinggi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu penyakit dimana tekanan darah dalam tubuh meningkat dalam waktu yang lama. Hipertensi merupakan faktor resiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung), gagal jantung, dan penyebab penyakit ginjal kronik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar